Monday, 05 November 2012 01:37

LIMA ORANG PENCAK SILAT KEJURNAS PPLM

DI MAKASSAR

 

ps(BTKP). Pusat Pembinaan Dan Latihan Olahraga Mahasiswa (PPLM) Nusa Tenggara Barat mengutus  lima orang Mahasiwa dalam rangka  mengikuti  Kejuaraan Nasional Antar  PPLM mulai tanggal 7 sampai dengan 12 November 2012  di Makasar.  Adapun kontigen kejurnas terdiri dari; M. Zarkani 20 th, Kelas A Putra,  L. M. Satriadi 22 th Kelas B Putra, Abdul Hamid Faudin 19 th Kelas C Purta, Ifa Ayu Purwantini 19 th Kelas A Putri, Halimatusakdiah 20 th Kelas B Putri. Dan dari  ke lima atlit tersebut berasal dari Mahasiswa dan Mahasiswi IKIP Mataram, yang akan berkonsentrasi penuh untuk  menigukti  cabor Pencak silat dari tiga cabang olahraga yang dipertandingkan.


ps2

H.Surya Bahari sebagai offiial sekaligus Manager bahwa kejuaraan ini akan dijadikan ajang seleksi penentuan atlit yang akan direkrut masuk kontigen Mahasiswa Indonesia untuk kejuaraan ASEAN UNIVERSITY GAMES ke XVI di LAOS pada bulan Desember 2012. Kejuaraan Nasional antar PPLM  untuk cabag olahraga Pencak silat   akan di ikuti  oleh  84 atlit  dari 29  Perguruan Tinggi seluruh Indonesia.

 

 


pencak-silat-antarafoto.jpg

Sementara Surya mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan kejuaraan antar PPLM adalah terciptanya prestasi atlit-atlit yang dibina oleh PPLM dan UKM PT, terbagunnya motivasi persaingan atlit Mahasiswa, terevaluasinya hasil pembinaan olahraga di PT, terwujudnya peningkatan frekwensi pertandingan atau perlombaan bagi atlit, tersedianya media pertandingan atau perlombaan antar Mahasiswa, dan  terjalinnya persahabatan antar Mahasiswa.PAN@WAN

Last Updated on Monday, 05 November 2012 03:38
 
Tuesday, 30 October 2012 23:44

TIGA ORANG PELAJAR MENGIKUTI GREND FINAL KUIS KIHAJAR  TK NASIONAL


pemenang kihajar ntbBTKP.  Dari hasil seleksi Kuis Kita Harus Belajar (Kihajar)  yang dilaksanakan oleh Panitia dari Pustekkom Kemdikbud telah menetapkan para juara - juara yang berhak untuk mengikuti Kuis Kihajar di Tingkat  Nasonal di  Jakarta. Ketiga orang pelajar tersebut adalah juara satu dari masing-masing jenjang pendidikan atas nama  Bayu Putra Wibowo siswa SDN Nomor 02 Cakra Negara Kota Mataram, Wahyu Ikhsan  Pelajar SMP Negeri 1 Praya Lombok Tengah  dan Anding Nugeraha pelajar SMA Negeri 1 Tanjung Kabupaten Lombok Utara  (KLU).


Bahwa ketiga pelajar tersebut mampu menyisihkan teman-temannya dari jumlah peserta yang hadir kurang lebih sebanyak 600 orang. Peserta yang di undang adalah  dari semua jenjang pendidikan  artinya masing-masing 200 orang per-jenjang  dari  Siswa SD, SMP, SMA, SMK, MA sederajat. Kegiatan  Kuis  Kita Harus Belajar (KIHAJAR)  di laksanakan pada tanggal (20/10) lalu di Mataram. Dan bagi pelajar yang juara pertama  dari SD, SMP, SMA  akan mengikuti Kuis Kihajar Tingkat Nasional di Jakarta pada tanggal 6 s.d 9  November  yang akan datang.


kuis kihajar

Bagi  pemenang tersebut akan mengikuti seleksi di tingkat Nasional dalam  tiga tahap yaitu seleksi 30 peserta  Outbond (Psikomotorik) online Test (Kognetif), selanjutnya seleksi  kepada 15 peserta  tentang aplikatif dan wawancara  dan  Grand Final  adalah 5 orang peserta  diadakan cerdas cermat dengan penyajian  segmen yang menarik.


Pada bagian lain  ketika   acara Final perlombaan Tim Pustekkom akan mempublikasikan  kegiatan Lomba  dimaksud menayangkan secara oneline melalui media  antara lain;  siaran langsung melalui Channel Televisi Edukasi (TVE), Radio Edukasi, Iklan TV, Talkshow TV,  TVRI, dan di upload melalui  kihajar.kemdikbud.go.id, facebook.kihajarawards, twiter kihajarawards, youtube kihajarawards, Portal Rumah Belajar, media lokal (TV lokal), melalui iklan-iklan maupun media cetak lainnya.

 

seminar kihajar

Rencana Mendikbud Prof. Dr.M.Nuh akan memberikan penganugerahan KIHAJAR  pada malam penutupan di Kemdikbud Senayan Jakarta dari berbagai katagori antara lain Lomba Media Pembelajaran (guru), Pendayagunaan TIK untuk pendidikan di daerah (Provinsi/Kabupaten/ Kota),dan Kuis Kihajar (siswa/pelajar). Pan@Wan

Last Updated on Monday, 05 November 2012 03:35
 
Monday, 22 October 2012 12:16

44 ORANG MENGHADIRI KONFERENSI NASIONAL ALCoB



BTKP(22/10). Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud  Ir.  Hendarman M.Sc, Ph.d membuka secara resmi  Konfrensi Nasional APEC Learning Community Builders (ALCoB)  yang dilaksanakan di hotel Marbella Bandung Minggu (21/10). Bahwa ALCob merupakan program yang diprakarsai oleh Korea Selatan dalam forum Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) yang berawal dari kesenjangan digital (digital divide) di bidang pendidikan antara negara maju dan sedang berkembang antara lain di negara-negara China, Phlippines, Thailand dan Indonesia. Dalam sambutan Hendarman bahwa agenda kegiatan peserta selama kegiatan akan diberikan materi tentang  informasi  kebijakan baru Kemdikbud terkait dengan "Rumah Belajar", Methematical Modeling Workshop, Collaborative Project ALCoB, demo robot.


Penyelenggaraan Konferensi Nasional ALCoB di Indonesia di laksanakan secara berkala  setiap tahun di tempat yang berbeda, hal ini  bermaksud untuk memberikan kesempatan kepada guru-guru Indonesia yang telah bergabung ke ALCoB mengenal secara lebih dekat dengan daerah  lainnya. dan selain itu juga untuk mempromosikan potensi wisata Indonesia di berbagai daerah sehingga pertumbuhan ekonomi tidak terpusat pada satu daerah saja.



Ketua panitia Drs. Gunawan M.M Kepala Bagian Hukum dan Kepegawaian Balitbang Kemdikbud dalam menyampaikan laporannya bahwa tujuan konfrensi ALCoB  dilaksanakan untuk membangun dan mengembangkan network ALCoB di Indonesia selain itu adalah  bertukar  berbagai informasi, pengetahuan, pengalaman dan keterampilan. Dan harapan Gumawan kepada peserta  bisa meningkatkan dan mengembangkan potensinya di bidang TIK khususnya untuk di itegrasikan dalam proses pembelajaran di depan kelas.


Salah seorang  Forum ALCoB ibu Rika Rachmita guru SMA Negeri 1 Subang Jawa Barat  bahwa dalam mengelola kegiatan belajar mengajar di sekolahnya   berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Diakui Rika  bahwa mengelola (forum) ALCoB  sangat banyak tantangannya   terutama di sekolah, kalangan teman-teman  guru dan siswa. Upayanya adalah mengajak  teman-teman guru TIK untuk mendukung atas  kemajuan para siswa disekolahnya. Sebagai bukti  keberhasilan  ibu Rika yang membanggakan bahwa keberhasilan siswa  dan siswinya  sudah meraih prestasi  dalam tiga tahun terakhir  berturut-turut antara lain, Juara proyek kolaborasi Asia Europe Classroom Network (AEC-Net) di Denmark, India dan Singapura yang diselenggarakan oleh Asia Europe Foundation (ASEF). International Online Contest di ICT MSN Projects untuk kategori  Photo contenst, UCC Making, Essay writing contest dan poster contest. Hadiah berupa uang, piagam, buku-buku TIK, collectibles.


Sementara Forum  ALCoB yang lain  adalah  RIKKI M. RAMDHANI  guru  SMA Negeri 1 Bandung membimbing 2 orang siswa membuat project tentang Hamburger Connection, suatu project yang menerangkan tentang efek pencemaran yang di timbulkan dari produksi Hamburger yang menggunakan peternakan sapi secara besar-besaran. Project tersebut merupakan kolaborasi antara SMAN 1 Bandung bersama dengan Sangam Middle School di Seoul Korea Selatan. Projectnya dilakukan di Gyeongju Korea Selatan pada pelaksanaan APEC Future Education Festival tahun 2012. Prestasi yang dicapai adalah juara pertama. Kegiatan ini merupakan side event dari APEC Education Ministrial Meeting kelima, dimana Mendikbud, Bapak M. Nuh sebagai ketua Delegasinya. Pada akhir kegiatan tim Indonesia diundang untuk sarapan pagi bersama pak Menteri.

 

Menyusul  Suparjo peserta dari Unived  Bengkulu acara  pada saat demo robot  dihadapan peserta  di hari terakhir Selasa ini, oleh Suparjo menunjukkan kebolehan dihadapan peserta konferensi melaksanakan demonstrasi robotik yang telah dibuatnya antara lain robot line follower programming dilombakan pada IISRO 2012 , robot pembersih lantai untuk reseach bersama mahasiswa, robot transporter. dan untuk embedded system pada tahun 2011-2012 bersama mahasiswa teknik komputer di unived bengkulu membuat project, implementasi sensor motion detektion untuk pintu dengan output suara. pengukur suhu ruang dengan output teks pada lcd, suara, dan melalui sms, biaya untuk pembuatan masing-masing project berkisan antara Rp. 500.000 s-d Rp. 2000.000,- tergantung dari jumlah sensor dan jenis sensor yang digunakan.(Parjo).


Inisiator ALCoB Dra. Lestyani Yuniarsih M.Ed.Adm Kasub Bagian Kerjasama Balitbang Kemdikbud, mengharapkan  kepada semua peserta agar bisa mengambil contoh  dari  ibu RIKA GURU SMA NEGERI 1 SUBANG  dan RIKKI M. RAMDANI GURU SMA NEGERI 1 BANDUNG bisa di kembangkan di daerahnya masing-masing  dan kegiatan akan berakhir  dan  ditutup  hari Selasa (23/10). Peserta  yang hadir terdiri dari  unsur pejabat UPTD Dinas, Dinas Pendidikan Kota, Badan PSDM dan PMP, PT,  P4TK, Kepala Sekolah, Guru SMA/SMK/  Pan@Wan * Riki@Rika@Parjo

Last Updated on Tuesday, 23 October 2012 03:06
 

Film Perang Sapugara


perangsapugara BTKP (16/10). Adi Pranajaya  putra kelahiran Sumbawa 26 September 1962 adalah sutra dara dan produser   dalam  pembuatan film Perang Sapugara berdurasi  satu setengah jam akan  ditayangkan di  Aula Handayani Dinas Dikpora Provinsi Nusa Tenggara Barat, hari ini Rabu (17/10). Ide cerita tentang film Perang Sapugara adalah menampilkan gambaran tentang perjuangan rakyat Taliwang Sumbawa Barat dalam menghadapi tentara Belanda yang masuk di sumbawa tahun 1906 ungkap Adi.


Adi menjelaskan bahwa film Perang  Sapugara  ini ditayangkan diselah-selah seminar  dalam rangka  acara bulan bahasa tahun  2012   kepada   sejumlah  ratusan orang guru yang  di undang oleh Dinas Dikpora Provinsi Nusa Tenggara Barat sekaligus mengikuti seminar perfilman  dengan judul tulisannya "seminar memahami  film sebagai sebuah bahasa", karena melalui guru-lah para siswa dan siswi bisa termotifasi, semangat dan berkarakter dalam menunjukkan jati diri bangsa yang sejati.


Hadirnya Film Perang Sapugara ini  mengandung  pesan  tentang  bagaimana cara  Sultan Sumbawa dan rakyat Taliwang  dengan menggunakan peralatan transporatasi seperti kuda, senjata (tombak, parang, golok) dan  alat perang  yang serba terbatas ketika itu , untuk melawan   tentara Belanda yang masuk dan ingin menjajah Sumbawa. Film Sapugara ini melibatkan beberapa pemain, baik pemain lokal dan nasional sebanyak 200 orang, dan menurut Adi bahwa pembuatan film ini sejak tahun 1992  adalah  biayanya  bersumber dari kantong pribadi Adi Pranajaya. Pan@Wan.

Last Updated on Tuesday, 16 October 2012 23:29
 
<< Start < Prev 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Next > End >>

Page 19 of 45
© 20011BALAI TEKNOLOGI KOMUNIKASI PENDIDIKAN |BTKP@goV
.... KUIS KIHAJAR TK NASIONAL TGL 6-9 NOVEMBER DI JAKARTA ....
.:[Close]2x:.