Thursday, 25 July 2013 07:31

new gallery: Safari Ramadhan TGB

pengumuman

DAFTAR NAMA PESERTA HASIL SELEKSI PENDAFTARAN ONLINE

DIKLAT PEMANFAATAN TIK UNTUK PENDIDIKAN

BTKP DINAS DIKPORA PROVINSI NTB TAHUN 2013

 

 

Ass. Wr. Wb.


Dengan ini diumumkan  bahwa  nama-nama peserta yang terpilih untuk mengikuti Diklat Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)  untuk  Pendidikan, bagi guru SD Se-Nusa Tenggara Barat,  rencana   diselenggarakan pada akhir bulan Agustus Tahun 2013.


Perlu diketahui bahwa peserta dari Kabupaten /Kota yang tidak ikut mendaftarkan diri  secara online maka jatah dialihkan ke pada peserta dari Kabupaten/Kota yang lainnya.


Peserta diklat  yang terpilih,  tugasnya adalah menyusun RPP dan materi pelajaran untuk mapel IPA kelas V  (lima) SD, sehubungan dengan itu maka di informasikan kepada peserta yang telah dipilih,   pembagian tugas menyusul lewat sms atau melalui e-mail.


Bagi pendaftar yang belum terpilih, jangan berkecil hati karena hasil diklat  akan  di upload di web BTKP dengan harapan Bapak /Ibu bisa  memanfaatkan hasilnya.


Tabel berikut ini  nama peserta yang terpilih untuk mengikuti diklat TIK, terima kasih atas partisipasi anda sekalian. Wass.Wr.Wb


 

No.


Nama Peserta


Kabupaten/Kota


Asal Sekolah


1

Abdul Gani, S.Pd

Kota Mataram

MI Iftahul Islah Tembalak

2

Herman Hadi, S.Pd

Kota Mataram

MI Islahul Muta'alim

3

Hulaimi, S.Pd

Kota Mataram

MI Manbaul Khair NW Bertais

4

Agus Triono, S.Pd

Kota Mataram

MI Qubbatul Islam, Kr. Taliwang

5

Munawarah, S.Pd.I

Kota Mataram

MI NW Taman Pagesangan Mataram

6

Sapriadi, S.Pd

Kab. Lombok Barat

SDN 1 Karang Bayan

7

Zikrullah, S.Pd

Kab. Lombok Barat

MI Al-Azimiyah, Kec. Lembar

8

Sahreni

Kab. Lombok Barat

SDN Karang Kebon

9

Nasihum mubin, S.Pd

Kab. Lombok Tengah

SDN 2 Bakan

10

Nurhayati, S.Pd

Kab. Lombok Tengah

SDN 2 Sengkol

11

Tarzin, S.Pd

Kab. Lombok Tengah

SDN 1 Monggas

12

B. Tri Wahyuni, S.Pd

Kab. Lombok Timur

SDN 6 Kotaraja

13

Amin Saleh, S.Pd

Kab. Lombok Timur

SDN 6 Sakra

14

Andi Moh. Amrullah, S.Pd

Kab. Lombok Timur

SDN 2 Dasan Lekong

15

Musli Yuliadi, S.Pd

Kab. Lombok Timur

MI NW Kelayu

16

Juaweriyah, S.Pd

Kab. Lombok Timur

SDN 8 Masbagik Utara

17

Asdan

Kab. Lombok Utara

SDN Gumantar

18

Fahruddin, S.Pd

Kab. Lombok Utara

SDN 2 Sesait

19

M. Romadoni, S.Pd

Kab. Lombok Utara

SDN 5 Sesait

20

R. Kertajuana, S.Pd

Kab. Lombok Utara

SDN 2 Bayan

21

Idham Khalid, S.Pd

Kab. Sumbawa Barat

MI Adda'wah, Kec. Seteluk

22

Arminsyah, S.Pd.SD

Kab. Sumbawa

MIN Empang

23

Hendra Farsita

Kab. Sumbawa

SDN 1 Jotang

24

Aan Kurnia, S.Pd

Kab. Sumbawa

MIN Moyohilir

25

Nining Latifa

Kota Bima

SDN 59 Kota Bima

26

Nurhayati, S.Pd

Kota Bima

SDN 12 Kota Bima

27

Irastuti A. Arir

Kota Bima

SDN 40 Kota Bima

28

Dahlia

Kota Bima

SDN 32 Kota Bima

29

Khairunnisa

Kab. Bima

MIS Tonggorisa, Kec. Palibelo

30

Abdul Fajar

Kab. Bima

SDN Kalodu, Kec. Langgudu

 

Mataram 25 Juli 2013,

ttd

 


Panitia

pengumuman

 


Last Updated on Friday, 02 August 2013 08:07
 
Tuesday, 23 July 2013 00:57

STQ KORPRI  DITUTUP  SEKDA PROVINSI  H.M.NUR


BTKP. Setelah dibuka Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, Selasa 16 Juli 2013 (lalu), Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) KORPRI Ke-8 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat yang diselenggarakan setiap Bulan Ramadhan sore hari, dan ditutup tgl 18 Juli 2013 oleh Sekda Provinsi NTB, H.M.Nur, SH, MH. Acara penutupan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh anggota FKPD serta Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.


Ketua Dewan Hakim, H.Nurul Wathani mengumumkan 3 (tiga) orang pejabat Eselon II atau Kepala SKPD Provinsi, yaitu Dr. Rosiady Sayuti (Kepala Bappeda Provinsi NTB), Drs. H.Lalu Syafi’i, MM (Kepala Dinas Dikpora Provinsi NTB) dan Ashari, SH., MH (Sekretaris KORPRI NTB) ditetapkan masing-masing berturut-turut sebagai Juara I, Juara II, dan Juara III. Seleksi Tilawatil Qur’an KORPRI Ke-8 kategori Pejabat Eselon II Lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan mendapatkan hadiah Trophy Gubernur Nusa Tenggara Barat.


Sementara dari kalangan anggota KORPRI Dewan Hakim menetapkan Pemenang untuk peserta putra dan putri sebagai berikut:

Peserta Putra:

Juara I : Muhayyan (Kabupaten Lombok Timur)

Juara II : Syarifuddin, S. Pd I (Kabupaten Lombok Tengah)

Juara III : M. Zainul Hasani (Kabupaten Sumbawa Barat)

Juara Harapan I : Usman, SE (Kota Mataram)

Juara Harapan II : Syaifullah, S.Ag (Kabupaten Sumbawa)

Juara Harapan III : Abdul Wahab (Anggota Sat Pol PP Provinsi NTB)

Peserta Putri:

Juara I : Nurfaizah, S.Pd.I (Kota Bima)

Juara II : Khairina Lailatul Jannah (Kota Mataram)

Juara III : Saluhi (Kabupaten Sumbawa)

Juara Harapan I : Suryani, S.Pd (Kabupaten Sumbawa Barat)

Juara Harapan II : Misdar, S.Pd (Kabupaten Bima)

Juara Harapan III : Siti Hajar (Kabupaten Lombok Tengah)


Masing-masing nominator dari peserta anggota KORPRI mendapatkan hadiah Umrah. Sedangkan nominator dari kalangan Pimpinan SKPD Provinsi hanya mendapatkan hadiah Trophy saja, tanpa disertai hadiah Umrah.


Sekda Provinsi Nusa Tenggara Barat, H. Muhammad Nur, SH., MH dalam sambutannya pada acara penutupan STQ Korpri ke-8 di Aula Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB, (18/7) berharap agar pemenang dari kalangan pimpinan SKPD memperoleh hadiah umrah tahun depan. “Untuk pemenang dari kalangan Pejabat Eselon II agar anggarannya dimasukkan dalam APBD murni tahun 2014 mendatang sehingga dapat memperoleh hadiah umrah sebagaimana halnya peserta dari kalangan anggota KORPRI” kata Muhammad Nur. Sumber. http//ntbprov.go.id (Mursal @pan)

Last Updated on Thursday, 25 July 2013 23:49
 
Friday, 19 July 2013 00:59

 

INFORMASI TUJUAN KIHAJAR

 

BTKP.  "Kata Kunci". Kita Harus Belajar (KIHAJAR) ini adalah salah satu bentuk pembelajaran virtual dalam situs Kemdikbud bahwa setiap individu harus ada perubahan dalam kepribadiannya.


Mencerdaskan kehidupan bangsa adalah salah satu tujuan  Pemerintahan Republik Indonesia  sebagaimana dimaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Kecerdasan bangsa  adalah syarat utama dalam mengembangkan dan membina kehidupan bangsa. Oleh karena itu perlu suatu sistem sosial untuk melakukannya termasuk di dalamnya adalah pendidikan untuk mencapai bangsa yang cerdas.


Memahami hal tersebut, pemerintah Indonesia telah menetapkan bahwa pendidikan adalah salah satu prioritas utama pembangunan Indonesia. Kebijakan-kebijakan pembangunan di bidang pendidikan nasional dibuat antara lain menyukseskan program wajib belajar pendidikan dasar melalui berbagai program yang mencakup perluasan akses dan layanan pendidikan, peningkatan kualitas dan relevansi pendidikan serta peningkatan kualitas manajemen pendidikan.


Agar dapat melaksanakan semua kebijakan dan mewujudkan tujuan dimaksud, salah satu upaya yang ditempuh adalah pemanfaatan teknologi komunikasi. Seperti kita sadari bahwa kemampuan TIK sangat luar biasa dan kian hari berkembang cepat, dapat merubah pola dan perilaku manusia di muka bumi. Di samping itu kondisi geografis Indonesia yang tersebar luas, menghendaki adanya model layanan pendidikan yang khusus dan masal yang berupaya agar dapat mencapai seluruh siswa dan guru di mana saja di wilayah Indonesia.


Kegiatan utama pendidikan adalah belajar. Agar dapat mendorong siswa dan guru serta masyarakat Indonesia untuk belajar, perlu adanya penyebarluasan sumber belajar secara masal dengan cara memanfaatkan layanan pembelajaran melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Tujuan utama pemanfaatan TIK untuk pendidikan ini adalah mewujudkan masyarakat gemar belajar. Tujuan inilah yang perlu dicapai sehingga pada gilirannya akan mencapai masyarakat madani. Sumber Kihajar.kemdikbud.go.id (Pan@Wan).


Last Updated on Monday, 22 July 2013 06:20
 
Monday, 15 July 2013 07:23

PELUNCURAN KURIKULUM 2013

 


rektorBTKP.Senin 15 Juli 2013  sebanyak enam ribu lebih sekolah mulai dari jenjang SD, SMP, SMA dan SMK,  sekolah siap  mengimplementasikan Kurikulum 2013 pada tahun pelajaran  baru  2013-2014,  hal tersebut disampaikan  dalam sambutan tertulis  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Prof.Dr.Ir.H.Muhammad Nuh. Hal ini dijelaskan  oleh Prof. Mahsum di Aula SMP Negeri  6 Kota Mataram Senin 15/7 (hari ini). Hari Senin  merupakan hari peluncuran Kurikulum 2013 secara bersamaan  yang dilaksanakan pada setiap provinsi  di seluruh Indonesia, ungkapnya.


Serangakaian dengan kegiatan implementasi Kurikulum 2013  adalah merupakan hasil  kesepakatan antara pemerintah dan DPR terkait dengan besarnya anggaran implementasi pada awal tahun pelajaran baru dengan sasaran anggaran implementasi  sebanyak  6.326 sekolah di jenjang SD, SMP,SMA dan SMK pada 295 Kabupaten/Kota di 33 Provinsi.


Pemerintah memberi apreseasi daerah dan sekolah yang memilih untuk mengimplementasikan secara mandiri. Dan daerah yang  inisiatif  membantu pemerintah untuk mencapai target lebih cepat. Kemandirian yang dimaksud adalah bukan berarti pemerintah lepas tanggungjawab, melainkan tetap dalam pemantauan dan pengawasan serta evaluasi Kemdikbud.


kadisKurikulum 2013 dapat dipandang sebagai sebuah kendaraan, karenanya banyak hal yang bisa dibawa untuk dilakukan perubahan atau ada efek dari kurikulum setidaknya ada enam perubahan yang dapat dilakukan bersamaan dengan penerapan kurikulum 2013.


Pertama, terkait dengan penataan sistem perbukuan.lazim berlaku selama ini buku ditentukan penerbit baik yang menyangkut isi dan harga, sehingga beban berat dipikul peserta didik dan orang tua.sedangkan isi, karena keterbatasan wawasan dan kepekaan para penulis , kegaduhan terhadap bukupun sering terjadi.


Kedua, Penataan Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) di dalam penyiapan dan pengadaan guru, Ketiga Penataan terhadap pola pelatihan guru, guru inti, dan guru sasaran untuk implementasi kurikulum 2013 misalnya pendekatan pelatihan yang harus di sesuaikan baik menyangkut materi pelatihan maupun model dan pola pelatihan. Kedepan sedang di siapkan konsep yang terintegrasi antara jenjang karir dan penigakatan dengan penilaian profesi guru, selama ini keduanya terpisah.


Keempat, memperkuat budaya sekolah melalui pengintegrasian kurikuler, ko kulikuler, dan ektrakulikuler,serta penguatan peran guru dan bimbingan konseling. Kelima, Terkait dengan memperkuat NKRI melalui kegiatan ekstrakulikuler, keperamukaanlah peserta didik diharapkan dapat porsi tambahan pendidikan karakter baik menyangkut nilai kebangsaaan.


walikotKeenam, memperkuat integrasi pengetahuan bahasa budaya pada kurikulum 2013 peran bahasa Indonesia menjadi dominan, yaitu menjadi saluran mengantarkan kandungan materi dari semua sumber kopetensi kepada peserta didik, sehingga bahasa berkedudukan sebagai penghela mata pelajaran lain.


Kurikulum yang bukan hanya untuk menyiapkan dan membangun secara personal peserta didik dalam tiga aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan saja. Melainkan kurikulum yang disiapkan untuk membangun masyarakat dan membangun peradaban, sehingga menjadi bangsa yang efektif di dalam menghindari tiga penyakit sosial yaitu keiskinan, ketidaktahuan, dan keterbelakangan peradaban.


Kedepan, Kurikulum 2013 yang segera diimplementasikan pada sebagian sekolah sasaran pada tahun pelajaran baru, menjadi harapan baru untuk menuju ke arah yang lebih baik dalam meningkatkan kualitas dan kemajuan generasi Indonesia masa depan.


Sementara Wali Kota Mataram Drs.H.Ahyar Abduh, menyambut secara positif tentang  implementasi Kurikulum 2013 di Wilayahnya, hal ini ditandai dengan pemberian buku peunjuk kepada guru dan buku pelajaran untuk siswa.


Pada kesempatan yang sama, Drs. H. Lalu Syafi’i, MM, Kepala Dinas Dikpora Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam sambutannya pada peluncuran pelaksanaan Kurikulum 2013 menjelaskan bahwa Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta betanggungjawab.


Pengembangan kurikulum 2013 merupakan langkah lanjutan pengembangan Kurikulum yang berbasis kompetensi yang telah dirintis pada tahun 2004 dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 yang mencakup kompetensi sikap pengetahuan dan keterampilan secara terpadu.  Ungkap Syafi’i.


Sekolah Sasaran yang melaksanakan Kurikulum 2013 di Kota Mataram Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan 39 sekolah sasaran terdiri dari 23 SD, 5 SMP,4 SMA dan 5 SMK Negeri/Swasta. Harapan  dalam peluncuran Kurikulum 2013 dapat meningkatkan kualitas Proses dan hasil pembelajaran bagi semua peserta didik yang pada akhirnya dapat meningkatkan sumber daya manusia di Kota Mataram yang maju, religius dan berbudaya, jelas Syafi’i. (Pan/Wan/Mthr/Hyi)

Last Updated on Tuesday, 16 July 2013 00:32
 
<< Start < Prev 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Next > End >>

Page 14 of 51
© 20011BALAI TEKNOLOGI KOMUNIKASI PENDIDIKAN |BTKP@goV
.... KUIS KIHAJAR TK NASIONAL TGL 6-9 NOVEMBER DI JAKARTA ....
.:[Close]2x:.