Tuesday, 06 November 2012 23:01


JUKNIS TUNJANGAN UNTUK GURU

DI DAERAH KHUSUS

 


SD (BTKP). Bahwa guru mempunyai peranan penting dalam mencerdaskan anak bangsa. Untuk itu para guru yang profesional sangat dibutuhkan untuk mewujudkan proses pencerdasan anak bangsa. Dalam petunjuk teknis (juknis) penyaluran tunjangan bagi guru yang bertugas di daerah khusus, berikut kami mohon ijin kepada pembaca untuk mengutip beberapa hal penting mengingat informasi ini sangat dibutuhkan oleh para guru-guru kita, dengan harapan akan menambah pengetahuan baru tentang tunjangan profesi untuk guru yang bertugas di daerah khusus.


Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2009 tentang Tunjangan Profesi Guru dan Dosen, Tunjangan Khusus Guru dan Dosen, serta Tunjangan Kehormatan Profesor merupakan wujud komitmen Pemerintah untuk terus mengupayakan peningkatan kesejahtraan guru, di samping peningkatan profesionalismenya. Dalam Peraturan Pemerintah tersebut diamanatkan guru yang diangkat oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah di Daerah Khusus berhak memperoleh tunjangan khusus yang diberikan setara dengan 1 (satu) kali gaji pokok Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan.


Pemerintah bertujuan G1pelaksanaan pemberian tunjangan khusus bagi guru yang ditugaskan di daerah yang terpencil atau terbelakang, daerah dengan kondisi masyarakat adat yang terpencil, daerah perbatasan dengan Negara lain, daerah yang mengalami bencana alam, bencana sosial, atau daerah yang berada dalam keadaan darurat lain agar dapat dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

 


Berikut ini bahwa pemberian tunjangan khusus dijelaskan sebagai berikut.


1.Pengertian

(a)Tunjangan khusus adalah tunjangan yang diberikan kepada guru sebagai kompensasi atas kesulitan hidup yang dihadapi dalam melaksanakan tugas di daerah khusus (b).Tunjangan khusus ditujukan untuk mewujudkan amanat undang-undang guru dan dosen antara lain mengangkat martabat guru, meningkatkan kompetensi guru, memajukan profesi guru, meningkatkan mutu pembelajaran, dan meningkatkan pelayanan pendidikan yang bermutu (c). Daerah khusus adalah daerah yang terpencil atau terbelakang, daerah dengan kondisi masyarakat adat yang terpencil, daerah perbatasan dengan Negara lain, daerah yang mengalami bencanan alam, bencana sosial, atau daerah yang berada dalam keadaan darurat lain (d). Kawasan perbatasan adalah bagian dari wilayah Negara yang terletak pada sisi dalam sepanjang batas wilayah Indonesia dengan Negara lain, dalam hal batas wilayah Negara di darat, kawasan perbatasan berada di kecamatan (e).Pulau kecil terluar adalah pulau dengan luas area kurang atau sama dengan 2000 km2 (dua ribu kilometer persegi) yang memiliki titik-titik dasar koordinat geografis yang menghubungkan garis pangkal laut kepulauan sesuai dengan hukum Internasional dan Nasional. (f).Guru yang mengajar di sekolah Indonesia di luar negeri (SILN) adalah guru yang mengajar anak-anak Indonesia yang berada di luar negeri, yang pada beberapa lokasi kondisinya, baik di lihat dari sisi geografis maupun morfologisnya dianggap sama dengan daerah khusus


2.Besaran

  • Jumlah dana tunjangan khusus bagi guru bukan PNS dan guru PNS yang telah di inpassing adalah setara 1 (satu) kali gaji pokok, dikenakan Pajak Penghasilan (pph) sesuai ketentuan yang berlaku.

  • Jumlah dana dan tunjangan khusus bagi guru bukan PNS dan PNS yang belum di inpassing adalah sebesar Rp. 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah) per orang per bulan, dikenakan pajak penghasilan (pph) sesuai ketentuan yang berlaku

 

3.Sumber dan Alokasi Dana

 

  • Dana pemberian tunjangan khusus bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2012 yang dialokasikan dalam DIPA Dekonsentrasi pada Dinas Pendidikan Provinsi di seluruh Indonesia.


4.Kriteria Guru Penerima

Guru penerima tunjangan khusus tahun 2012 harus memenuhi keriteria sebagai berikut :

(a). Guru yang ditugaskan pada satuan pendidikan di daerah khusus oleh pemerihntah atau pemerintah daerah (b). Guru yang bertugas pada satuan pendidikan di daerah khusus yang dislenggarakan oleh masyarakat dan yang mendapatkan persetujuan dalam bentuk keputusan dari pemerintah daerah (c). Guru peneriman tunjangan khusus sesuai dengan data penerima tunjangan khusus 2011 yang masih memenuhi kriteria yang ditetapkan (d). Guru calon penerima tunjangan khusus yang memenuhi kriteria yang ditetapkan dan diusulkan oleh kabupaten/kota untuk menggantikan guru yang tidak memenuhi kriteria sebagaimana dimaksud pada poin a. (e). Guru yang bertugas di sekolah Indonesia di luar negeri (6). Menuhi beban kerja guru 24 jam tatap muka per minggu atau yang diekuivalensikan dengan 24 jam tatap muka yang dibuktikan dengan SK/Surat Penugasan dari kepala sekolah dan disahkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota (f). Memiliki Nomor Unik Pendidik Dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) (g). Memiliki nomor rekening tabungan bank sebagai penampungan pembayaran tunjangan khusus (h).Penugasan guru di daerah khusus sebagaimana dimaksud pada poin a dan b didasarkan pada analisis kebutuhan guru sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

D

5. Kriteria Daerah Khusus

Daerah khusus adalah daerah yang terpencil atau terbelakang, daerah dengan kondisi masyarakat adat yang terpencil, daerah perbatasan dengan Negara lain,daerah yang mengalami bencana alam, bencana sosial, atau daerah yang berada dalam keadaan darurat lain, termasuk lokasi sekolah Indonesia yang berada di lunar negeri di mana lokasi tersebut mempunyai kriteria sama dengan daerah khusus.


(1). Daerah yang terpencil atau terbelakang adalah ; (a). Daerah dengan factor geografis yang relative sulit dijangkau karena letaknya yang jauh di pedalaman, perbukitan/pegunungan, kepulauan, pesisir, dan pulau-pulau terpencil seperti daerah yang memiliki pemukiman permanen dan terpencil yang penduduknya kurang dari 1000 (seribu) jiwa dan yang tidak bias dihubungkan dengan kelompok yang lain dalam jarak tempuh tertentu yang tidak dapat dicapai dengan jalan kaki ataupun tidak memiliki akses transportasi yang memadai ; (b). Daerah dengan factor geomorfologis lainnya yang sulit dijangkau oleh jaringan baik transportasi maupun media komunikasi, serta tidak memiliki sumber daya alam.


(2). Daerah dengan kondisi masyarakat adat yang terpencil adalah daerah yang mempunyai tingkat pendidikan, pengetahuan, dan keterampilan yang relative rendah, serta tidak di libatkan dalam kelembagaan masyarakat adat dalam perencanaan dan pembangunan yang mengakibatkan daerah belum berkembang.


(3). Daerah perbatasan dengan Negara lain adalah ; (a).Bagian dari wilayah Negara yang terletak pada sisi dalam sepanjang batas wilayah Indonesia dengan Negara lain, dalam hal batas wilayah Negara di darat maupun di laut kawasan perbatasan berada di kecamatan; dan (b).Pulau kecil terluar dengan luas area kurang atau sama dengan 2000 km2 (dua ribu kilometer persegi) yang memiliki titik-titik dasar koordinat geografis yang menghubungkan garis pangkal laut kepulauan sesuai dengan hokum Internasional dan Nasional.


(4). Daerah yang mengalami bencana alam adalah daerah yang terletak di wilayah yang terkena bencana alam baik gempa, longsor, gunung api, maupun banjir yang berdampak sistematik yang negatif terhadap layanan pendidikan dalam waktu tertentu


(5). Bencana sosial dan konflik sosial dapat menyebabkan terganggunya kegiatan pembangunan sosial dan ekonomi yang membahayakan guru dalam melaksanakan tugas dan layanan pendidikan dalam waktu tertentu.


(6). Daerah yang berada dalam keadaan darurat lain adalah daerah dalam keadaan yang sukar/sulit yang tidak tersangka-sangka mengalami bahaya, kelaparan dan sebagainya yang memerlukan penanggulangan dengan segera


(7). Sekolah Indonesia di luar negeri adalah satuan pendidikan formal yang didirikkan dan diselenggarakan oleh Pemerintah atau satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat yang sudah mendapatkan izin dari Pemerintah.


Bahwa untuk mensuksekan program pemberian tunjuangan khusus, pemerintah daerah diharapkan berperan lebih aktif melalui pemberdayaan APBD, sehingga dapat bersinergi dengan program pusat yang dibiayai oleh APBN. Sinergi diharapkan terwujud melalui tambahan alokasi dana tujangan guru dari APBD khususnya bagi mereka yang belum mendapatkan tunjangan khusus.


Dan pada lampiran 5 petunjuk teknis penyaluran tunjangan khusus yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Tahun 2012, bahwa Pemda Provinsi Nusa Tenggara Barat mendapatkan kuota sebanyak 1.709 (seribu tujuh ratus sembilan) orang untuk guru yang bertugas di daerah khusus, dan disebarkan secara proporsonal ke sepuluh Kabupaten/kota sesuai dengan kouta masing-masing. Sumber dikutip dari Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Khusus Kemdikbud 2012 (hal 2-10). Pan@Wan/Heny.

Last Updated on Wednesday, 07 November 2012 00:14
 
Monday, 05 November 2012 01:37

LIMA ORANG PENCAK SILAT KEJURNAS PPLM

DI MAKASSAR

 

ps(BTKP). Pusat Pembinaan Dan Latihan Olahraga Mahasiswa (PPLM) Nusa Tenggara Barat mengutus  lima orang Mahasiwa dalam rangka  mengikuti  Kejuaraan Nasional Antar  PPLM mulai tanggal 7 sampai dengan 12 November 2012  di Makasar.  Adapun kontigen kejurnas terdiri dari; M. Zarkani 20 th, Kelas A Putra,  L. M. Satriadi 22 th Kelas B Putra, Abdul Hamid Faudin 19 th Kelas C Purta, Ifa Ayu Purwantini 19 th Kelas A Putri, Halimatusakdiah 20 th Kelas B Putri. Dan dari  ke lima atlit tersebut berasal dari Mahasiswa dan Mahasiswi IKIP Mataram, yang akan berkonsentrasi penuh untuk  menigukti  cabor Pencak silat dari tiga cabang olahraga yang dipertandingkan.


ps2

H.Surya Bahari sebagai offiial sekaligus Manager bahwa kejuaraan ini akan dijadikan ajang seleksi penentuan atlit yang akan direkrut masuk kontigen Mahasiswa Indonesia untuk kejuaraan ASEAN UNIVERSITY GAMES ke XVI di LAOS pada bulan Desember 2012. Kejuaraan Nasional antar PPLM  untuk cabag olahraga Pencak silat   akan di ikuti  oleh  84 atlit  dari 29  Perguruan Tinggi seluruh Indonesia.

 

 


pencak-silat-antarafoto.jpg

Sementara Surya mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan kejuaraan antar PPLM adalah terciptanya prestasi atlit-atlit yang dibina oleh PPLM dan UKM PT, terbagunnya motivasi persaingan atlit Mahasiswa, terevaluasinya hasil pembinaan olahraga di PT, terwujudnya peningkatan frekwensi pertandingan atau perlombaan bagi atlit, tersedianya media pertandingan atau perlombaan antar Mahasiswa, dan  terjalinnya persahabatan antar Mahasiswa.PAN@WAN

Last Updated on Monday, 05 November 2012 03:38
 
Tuesday, 30 October 2012 23:44

TIGA ORANG PELAJAR MENGIKUTI GREND FINAL KUIS KIHAJAR  TK NASIONAL


pemenang kihajar ntbBTKP.  Dari hasil seleksi Kuis Kita Harus Belajar (Kihajar)  yang dilaksanakan oleh Panitia dari Pustekkom Kemdikbud telah menetapkan para juara - juara yang berhak untuk mengikuti Kuis Kihajar di Tingkat  Nasonal di  Jakarta. Ketiga orang pelajar tersebut adalah juara satu dari masing-masing jenjang pendidikan atas nama  Bayu Putra Wibowo siswa SDN Nomor 02 Cakra Negara Kota Mataram, Wahyu Ikhsan  Pelajar SMP Negeri 1 Praya Lombok Tengah  dan Anding Nugeraha pelajar SMA Negeri 1 Tanjung Kabupaten Lombok Utara  (KLU).


Bahwa ketiga pelajar tersebut mampu menyisihkan teman-temannya dari jumlah peserta yang hadir kurang lebih sebanyak 600 orang. Peserta yang di undang adalah  dari semua jenjang pendidikan  artinya masing-masing 200 orang per-jenjang  dari  Siswa SD, SMP, SMA, SMK, MA sederajat. Kegiatan  Kuis  Kita Harus Belajar (KIHAJAR)  di laksanakan pada tanggal (20/10) lalu di Mataram. Dan bagi pelajar yang juara pertama  dari SD, SMP, SMA  akan mengikuti Kuis Kihajar Tingkat Nasional di Jakarta pada tanggal 6 s.d 9  November  yang akan datang.


kuis kihajar

Bagi  pemenang tersebut akan mengikuti seleksi di tingkat Nasional dalam  tiga tahap yaitu seleksi 30 peserta  Outbond (Psikomotorik) online Test (Kognetif), selanjutnya seleksi  kepada 15 peserta  tentang aplikatif dan wawancara  dan  Grand Final  adalah 5 orang peserta  diadakan cerdas cermat dengan penyajian  segmen yang menarik.


Pada bagian lain  ketika   acara Final perlombaan Tim Pustekkom akan mempublikasikan  kegiatan Lomba  dimaksud menayangkan secara oneline melalui media  antara lain;  siaran langsung melalui Channel Televisi Edukasi (TVE), Radio Edukasi, Iklan TV, Talkshow TV,  TVRI, dan di upload melalui  kihajar.kemdikbud.go.id, facebook.kihajarawards, twiter kihajarawards, youtube kihajarawards, Portal Rumah Belajar, media lokal (TV lokal), melalui iklan-iklan maupun media cetak lainnya.

 

seminar kihajar

Rencana Mendikbud Prof. Dr.M.Nuh akan memberikan penganugerahan KIHAJAR  pada malam penutupan di Kemdikbud Senayan Jakarta dari berbagai katagori antara lain Lomba Media Pembelajaran (guru), Pendayagunaan TIK untuk pendidikan di daerah (Provinsi/Kabupaten/ Kota),dan Kuis Kihajar (siswa/pelajar). Pan@Wan

Last Updated on Monday, 05 November 2012 03:35
 
Monday, 22 October 2012 12:16

44 ORANG MENGHADIRI KONFERENSI NASIONAL ALCoB



BTKP(22/10). Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud  Ir.  Hendarman M.Sc, Ph.d membuka secara resmi  Konfrensi Nasional APEC Learning Community Builders (ALCoB)  yang dilaksanakan di hotel Marbella Bandung Minggu (21/10). Bahwa ALCob merupakan program yang diprakarsai oleh Korea Selatan dalam forum Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) yang berawal dari kesenjangan digital (digital divide) di bidang pendidikan antara negara maju dan sedang berkembang antara lain di negara-negara China, Phlippines, Thailand dan Indonesia. Dalam sambutan Hendarman bahwa agenda kegiatan peserta selama kegiatan akan diberikan materi tentang  informasi  kebijakan baru Kemdikbud terkait dengan "Rumah Belajar", Methematical Modeling Workshop, Collaborative Project ALCoB, demo robot.


Penyelenggaraan Konferensi Nasional ALCoB di Indonesia di laksanakan secara berkala  setiap tahun di tempat yang berbeda, hal ini  bermaksud untuk memberikan kesempatan kepada guru-guru Indonesia yang telah bergabung ke ALCoB mengenal secara lebih dekat dengan daerah  lainnya. dan selain itu juga untuk mempromosikan potensi wisata Indonesia di berbagai daerah sehingga pertumbuhan ekonomi tidak terpusat pada satu daerah saja.



Ketua panitia Drs. Gunawan M.M Kepala Bagian Hukum dan Kepegawaian Balitbang Kemdikbud dalam menyampaikan laporannya bahwa tujuan konfrensi ALCoB  dilaksanakan untuk membangun dan mengembangkan network ALCoB di Indonesia selain itu adalah  bertukar  berbagai informasi, pengetahuan, pengalaman dan keterampilan. Dan harapan Gumawan kepada peserta  bisa meningkatkan dan mengembangkan potensinya di bidang TIK khususnya untuk di itegrasikan dalam proses pembelajaran di depan kelas.


Salah seorang  Forum ALCoB ibu Rika Rachmita guru SMA Negeri 1 Subang Jawa Barat  bahwa dalam mengelola kegiatan belajar mengajar di sekolahnya   berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Diakui Rika  bahwa mengelola (forum) ALCoB  sangat banyak tantangannya   terutama di sekolah, kalangan teman-teman  guru dan siswa. Upayanya adalah mengajak  teman-teman guru TIK untuk mendukung atas  kemajuan para siswa disekolahnya. Sebagai bukti  keberhasilan  ibu Rika yang membanggakan bahwa keberhasilan siswa  dan siswinya  sudah meraih prestasi  dalam tiga tahun terakhir  berturut-turut antara lain, Juara proyek kolaborasi Asia Europe Classroom Network (AEC-Net) di Denmark, India dan Singapura yang diselenggarakan oleh Asia Europe Foundation (ASEF). International Online Contest di ICT MSN Projects untuk kategori  Photo contenst, UCC Making, Essay writing contest dan poster contest. Hadiah berupa uang, piagam, buku-buku TIK, collectibles.


Sementara Forum  ALCoB yang lain  adalah  RIKKI M. RAMDHANI  guru  SMA Negeri 1 Bandung membimbing 2 orang siswa membuat project tentang Hamburger Connection, suatu project yang menerangkan tentang efek pencemaran yang di timbulkan dari produksi Hamburger yang menggunakan peternakan sapi secara besar-besaran. Project tersebut merupakan kolaborasi antara SMAN 1 Bandung bersama dengan Sangam Middle School di Seoul Korea Selatan. Projectnya dilakukan di Gyeongju Korea Selatan pada pelaksanaan APEC Future Education Festival tahun 2012. Prestasi yang dicapai adalah juara pertama. Kegiatan ini merupakan side event dari APEC Education Ministrial Meeting kelima, dimana Mendikbud, Bapak M. Nuh sebagai ketua Delegasinya. Pada akhir kegiatan tim Indonesia diundang untuk sarapan pagi bersama pak Menteri.

 

Menyusul  Suparjo peserta dari Unived  Bengkulu acara  pada saat demo robot  dihadapan peserta  di hari terakhir Selasa ini, oleh Suparjo menunjukkan kebolehan dihadapan peserta konferensi melaksanakan demonstrasi robotik yang telah dibuatnya antara lain robot line follower programming dilombakan pada IISRO 2012 , robot pembersih lantai untuk reseach bersama mahasiswa, robot transporter. dan untuk embedded system pada tahun 2011-2012 bersama mahasiswa teknik komputer di unived bengkulu membuat project, implementasi sensor motion detektion untuk pintu dengan output suara. pengukur suhu ruang dengan output teks pada lcd, suara, dan melalui sms, biaya untuk pembuatan masing-masing project berkisan antara Rp. 500.000 s-d Rp. 2000.000,- tergantung dari jumlah sensor dan jenis sensor yang digunakan.(Parjo).


Inisiator ALCoB Dra. Lestyani Yuniarsih M.Ed.Adm Kasub Bagian Kerjasama Balitbang Kemdikbud, mengharapkan  kepada semua peserta agar bisa mengambil contoh  dari  ibu RIKA GURU SMA NEGERI 1 SUBANG  dan RIKKI M. RAMDANI GURU SMA NEGERI 1 BANDUNG bisa di kembangkan di daerahnya masing-masing  dan kegiatan akan berakhir  dan  ditutup  hari Selasa (23/10). Peserta  yang hadir terdiri dari  unsur pejabat UPTD Dinas, Dinas Pendidikan Kota, Badan PSDM dan PMP, PT,  P4TK, Kepala Sekolah, Guru SMA/SMK/  Pan@Wan * Riki@Rika@Parjo

Last Updated on Tuesday, 23 October 2012 03:06
 
<< Start < Prev 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Next > End >>

Page 30 of 57
© 20011BALAI TEKNOLOGI KOMUNIKASI PENDIDIKAN |BTKP@goV
.... KUIS KIHAJAR TK NASIONAL TGL 6-9 NOVEMBER DI JAKARTA ....
.:[Close]2x:.