Gelar IPTEK  Sederhana


1Rosmania, Kepala  Bidang Program  Asdep  Budaya dan Etika  Kementerian  Riset  dan Teknologi, pada acara  gelar IPTEK  dalam sambutannya  bahwa anak Indonesia   harus mampu menunjukkan kemampuan untuk mengolah teknologi  yang bersumber dari  lingkungan, dan diajak  berkreatif, berinovasi  dengan syarat  jangan dilupakan  mendayagunakan  sumber informasi  dari  internet.

 

Lebih jauh Rosmania  mengajak  para siswa untuk lebih cinta kepada dunia penelitian  karena  lahirnya Iptek  yang sempurna  itu  adalah  hasil dari ilmu dasar, ungkap Ros.


 

2Acara gelar Iptek   lebih banyak para siswa diajak melakukan secara langsung untuk  ber-experimen, dan mendapatkan pendalaman pengetahuan  secara khusus yang berkaitan dengan  mapel  fisika, kimia, biologi, dan matematika yang disajikan dengan pendekatan demonstrasi dan simulasi.


Para  siswa  diberikan contoh  cara belajar yang praktis   untuk membuktikan kebenaran   berbagai teori-teori   dibidang keilmuan  sesuai  dengan tema  bagi siswa SMP misalnya;  gerak lurus, gaya dan percepatan, penerapan hukum newton, tekanan, usaha dan energi, pesawat sederhana, suhu dan kalor, getaran dan gelombang, bunyi, alat optik, rangkaian listrik. Sedangkan tema untuk  siswa SMA; antara lain, dinamika partikel, fluida,suhu dan kalor, cahaya, rangkaian listrik, usaha dan energi, gelombang elektromagnet, bunyi, kemagnetan.

R4

568

 

 

 


 

 

 

 

Kegiatan gelar Iptek  dominan  pada  pendekatan demonstrasi  dan simulasi, dengan  memanfaatkan sebagian dari barang bekas dan  bahan lokal seperti, botol plastik, bola pimpong, gelas kaca, selang plastik, kertas, cairan kimia, dan masih banyak bahan/alat lainnya.


Bahan-bahan  tersebut  sebagai media  untuk  menguji   tentang kebenaran  teori-teori  dibidang keilmuan;  fisika, matematika, dan biologi, serta kimia.  Oleh karenya siswa/siswi  baik  per-seorangan maupun   berkelompok untuk berexperimen dalam melakukan pembuktian antara  teori dengan praktek.  Kegiatan dipandu secara langsung  oleh tim dari  UPT Menristek “Pusat Peragaan IPTEK”  Taman Mini Indonesia.


Gelar IPTEK dihadiri 175 orang siswa dari  SMA, SMK, MA, SMP, M.Ts; Se- Kota Mataram. Acara tersebut  berlangsung selama satu hari,  bertempat  di Aula Handayani Dinas Dikpora Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kamis  18 September 2014.(Pandri@Wawan).

Last Updated on Tuesday, 23 September 2014 06:15
 
Thursday, 11 September 2014 06:52

MONEV ONLINE  HASIL PELATIHAN TIK

BAGI GURU SD SE - NTB



KUESIONERBTKP. Baru-baru ini  Balai Teknologi  Informasi  dan Komunikasi Pendidikan  (BTKP) Dinas Dikpora Provinsi Nusa Tenggara Barat, telah  melaksanakan  Pelatihan Pemanfaatan  Teknologi Informasi  dan Komunikasi (TIK)  untuk pendidikan,   terhadap 90 (sembilan puluh) orang  sebanyak tiga angkatan  guru Sekolah Dasar  yang tersebar disepuluh Kabupaten/Kota Se- Nusa Tenggara Barat, yang dilaksanakan sejak  awal  hingga  akhir Agustus 2014, di Mataram.


Selanjutnya  setelah peserta mengikuti pelatihan tersebut, sebagai tindak lanjutnya,  maka  tim monitoring dan evaluasi  (monev)  hasil pelatihan TIK itu, akan menyebarkan instrumen secara Online  untuk dijawab  oleh peserta  pelatihan yakni berdasarkan, nama peserta, asal  dan tempat tugas  mengajar maupun  identitas guru  yang bersangkutan.


Hal ini bertujuan  untuk  mengetahui  apakah pemahaman peserta terhadap  konten  pelatihan bisa diterapkan kepada guru lain, dan  untuk  mengetahui  hasil karya para peserta  pelatihan apakah sudah diterapkan  secara langsung kepada peserta didik (siswa)  sebagai media pembelajaran  dalam proses belajar mengajar di sekolah (tempat bertugas), dengan cara menjawab atas pertanyaan melalui  situs  resmi,  http://btkp.dikpora.ntbprov.go.id/monevonbtkp2014


Selama pelatihan  TIK, bahwa peserta  memperoleh materi  yang diajarkan  oleh  nara sumber   antara lain;  aplikasi power point  menggunakan  slide master dengan pola 40 jam pelajaran;  antara lain praktek pembuatan  media pembelajaran sederhana, membuat template media ajar, menduplikasi slide, menggunakan hyperlink, menggunakan tombol aksi, menyimpan dalam bentuk show, menyimpan dalam bentuk CD, dan melaksanakan presentasi hasil pembuatan media pembelajaran (power point) yang dibuat masing-masing peserta.(Pandri@Wawan).

Last Updated on Thursday, 11 September 2014 23:16
 
SMK6
Written by ADMIN   
Saturday, 06 September 2014 03:23

ALARAM  CHARGER  ESMK

SEBGAI MEDIA PENGAMAN MOTOR

 

BTKP. Ketika  kita memasuki  Stand   di ruang  pameran  SMK Negeri 6 Mataram, pasti kita melihat dan ingin mengetahui  akan manfaat   alaram  pengaman sepeda motor bila diganggu oleh orang yang tidak bertanggungjawab maka  secara otomatis motor tersebut akan mengeluarkan suara atau belnya berbunyi dan mesin tidak bisa hidup (mati). Alaram yang berbentuk bulat tersebut  dinamakan “Charger ESMK “ (Charger Efisien Sederhana Murah Kreatif). Ungkap “Hendera” kelahiran Loteng 31 Desember 1982 adalah  guru  yang  kesehariannya    mengajar   bidang studi kompetensi kejuruan teknik kendaraan ringan.


Bahwa komponen  berupa  Charger ESMK ini dirakit dan dirancang oleh siswa/siswi atas bimbingan  para guru pada  jurusan teknik kendaraan sederhana  untuk  mata pelajaran  dasar kelistrikan semester tiga   kelas XI di SMK Negeri 6 Mataram.


Charger ESMK dipasang pada body  motor sehingga  berfungsi  sebagai alaram untuk keamanan sepeda motor, atau tempat  chas HP + laptop, juga bisa menghasilkan sumber daya untuk lampu listrik dari (dc-ac)  yang cukup bila dibutuhkan oleh penggunanya.


Sedangkan  bahan untuk pembuatan “Charger ESMK“ dari bekas limbah industri  seperti  botol minyak rambut sebagai wadahnya, relly, inverter, stop kontak, saklar  dan komponen lainya, papar Hendera.


Hendera  menjelaskan  bahwa  hasil karya  ini  bisa termotivasi  bagi siswa lain, selain itu siswa  bisa dan berani  untuk memunculkan kreatifitas baru yang ada pada siswa yang bersangkutan  dan  bisa menumbuhkan kepercayaan diri maupun  memunculkan jiwa kewirausahaan  serta kerjasama dalam menghasilkan prodak baru.


Pada bagian lain bahwa Guru bisa menambah semangat dalam mengembangkan materi ajar terkolaborasi antara bidang studi  dasar listrik dan kelistrikan bodi motor. Dan materi tersebut juga  diajarkan oleh guru kepada siswanya pada pokok bahasan lintas bidang studi antara fisika dengan kompetensi kejuruan, ungkap Hendera.


Charger ESMK  ini adalah salah satu hasil  karya  dan  kreativitas para  siswa  SMK Negeri 6  Mataram,  yang  dipamerkan  dalam acara  pameran Olimpiade Sains  Nasional (OSN) 2014 dan hari ulang tahun Kota Mataram ke 21. Acara pameran OSN  berlangsung tanggal  5 s.d 7 September 2014, dilapangan Sangkareang Mataram. (Pandri/Adit)

Last Updated on Monday, 08 September 2014 03:06
 
SMK3
Written by ADMIN   
Saturday, 06 September 2014 03:15

PINTU DORONG ELEKTRONIK


BTKP. Dari stand  SMK Negeri 3 Mataram, memamerkan  hasil   Unit produksi   dari  kreativitas para siswa dengan bimbingan guru  kejuruan  berupa  prototype “ Pintu Dorong Elektonik” dengan ukuran 60 x 80 cm dalam bentuk persegi panjang.


Menurut  Akhmad, guru Mesin  kelahiran  Sumbawa  8 Februari  1963, bahwa ide dasarnya membuat  pintu dorong elektronik ini adalah  untuk mempermudah membuka dan menutup pintu gerbang  rumah, toko  atau  kantor.


Cara kerja pintu dorong elektronik awalnya  dari rangkaian  (power) motor penggerak  bersumber dari  daya  listrik (AC), sehingga dapat  menggerakkan rack  pintu gerbang dengan menggunakan roda   gigi   yang  ada pada motor penggerak,  berhubungan  dengan  gigi  rack pada pintu gerbang.


Bahan dasar  pembuatan  kontruksi listrikan antara lain; power suplay , trafo, dinamo sebagai penggerak motor, limit swict, rellay yang diatur lewat remot, sedangkan konstruksi pintu plat yang dirancang  sesuai kebutuhan pintu yang  diingikan oleh konsumen.


Menurut Akhmad, bahwa melalui pameran OSN 2014 ini, memberikan informasi kepada masyarakat luas dan pelajar khususnya  yang berkunjung di ruang pameran  dan tentang profil sekolah, visi sekolah kejuruan, kompetensi  SMK Negeri 3 Mataram bahwa  bisa membuat  inovasi baru dalam teknik rekayasa  dibidang  (engenering), sesuai paket keahlian masing-masing.


Sementara ini SMK Negeri 3 Mataram memiliki 13 paket keahlian antara lain, teknik gambar bangunan, teknik survey pemetaan, teknik konstruksi batu beton, teknik konstruksi kayu, teknik pemesinan, teknik pengerlasan, teknik sepeda motor, teknik kendaraan ringan,teknik  elektronika industri, teknik  audio video,teknik  instalasi pemanfaatan tenaga listrik, teknik  komputer jaringan, multimedia.


Hasil karya siswa SMK Negeri 3 Mataram ini, berawal dari kebolehan siswa  pada jurusan Listrik, jurusan Las dan jurusan teknik  pemesinan, ungkap Akhmad.  (Pandri/Adit).

Last Updated on Saturday, 06 September 2014 03:22
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 52
© 20011BALAI TEKNOLOGI KOMUNIKASI PENDIDIKAN |BTKP@goV
.... KUIS KIHAJAR TK NASIONAL TGL 6-9 NOVEMBER DI JAKARTA ....
.:[Close]2x:.